INDONESIAKU
Kamis, 14 Juni 2012
Perintah Dasar Linux - Statement IF
Statement IF
Seperti halnya Pascal, dalam C++ IF juga digunakan untuk menyatakan pernyataan kondisional (bersyarat). Sintaks sederhana C++ IF adalah:
if (kondisi) statement;
Statement pada sintaks di atas akan dilakukan jika kondisinya bernilai TRUE (tidak sama dengan nol). Apabila statement yang akan dilakukan lebih dari satu, maka sintaksnya menjadi
if (kondisi) {
statement1; statement2; ..}
Contoh sederhana penggunaan IF adalah untuk menentukan boleh tidaknya seseorang melihat film bioskop. Seseorang diperbolehkan menonton jika usianya 17 tahun ke atas. Berikut ini program C++ nya:
#include <iostream.h> #include <conio.h> void main() { int usia; clrscr(); cout << Berapa usia Anda : cin >> usia; if (usia < 17) cout << Anda tidak boleh menonton bioskop; }
Statement IF juga dapat ditambahkan ELSE sebagai konsekuensi alternatif jika kondisi tidak dipenuhi (FALSE). Sintaksnya:
if (kondisi) { statement1; statement2; . . } else { statement1; statement2; }
Anda dapat modifikasi program C++ untuk menentukan boleh tidaknya seseorang menonton bioskop seperti di bawah ini:
#include <iostream.h> #include <conio.h> void main() { int usia; clrscr(); cout <<Berapa usia Anda : cin >> usia; if (usia < 17) cout << Anda tidak boleh menonton bioskop; else cout << Anda boleh menonton bioskop; }
Untuk menyatakan kondisi (syarat) yang akan dicek pada IF, Anda dapat menggunakan operator logika dan operator relasional seperti yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. Perhatikan contoh di bawah ini!
if ((a >= 2) && (b == 3)) { . . }
Jangan Anda tuliskan
if (a >= 2) && (b == 3) { . . }
atau
if ((a >= 2) && (b = 3)) { . . }
Perintah b = 3 merupakan assignment bukan relasional.
Catatan penting: C++ selalu memperlakukan nilai tidak sama dengan nol sebagai TRUE dan nilai nol sama dengan FALSE. Oleh karena itu, dua perintah di bawah ini adalah identik.
if (bil % 2 != 0) cout << Bilangan ganjil; if (bil % 2) cout << Bilangan ganjil;
Selain itu, IF juga dapat berbentuk seperti di bawah ini.
if (kondisi1) statement1; else if (kondisi2) statement2; else if (kondisi3) statement3; .. else statement;
apa itu Hosting dan Domain ??
Suatu saat anda mencari data tentang hosting dan domain. Anda mungkin akan segera membuka google dengan mengetikan keyword "hosting domain ialah", "hosting domain adalah", "hosting domain yaitu", dan sebagainya.
Artikel ini akan membahas sedikit tentang istilah-istilah tersebut. Jadi apa itu hosting? Apa pula itu domain?
Hosting
Hosting adalah suatu space atau tempat di internet yang kita gunakan untuk menyimpan data-data situs kita. Entah itu situs perusahaan, situs pribadi, situs blog, dan lain sebagainya. Setiap situs yang hendak kita buat online sehingga banyak orang bisa mengaksesnya, harus disimpan pada suatu host. Kini banyak tersedia host-host yang ditawarkan yang ada di internet. Mulai yang berbayar, sampai yang gratis sekalipun. Yang gratis biasanya nama domain yang kita dapatkan hanyalah subdomain dari situs induk dimana kita mendaftar disitus tersebut. Contoh situs yang gratis adalah www.cjb.net, www.000webhost.com, www.ripway.com dan masih banyak lagi.
Mungkin anda bertanya, bila ada hosting yang gratis, mengapa harus pakai yang berbayar? Ini pertanyaan yang menarik dan situasional menurut saya. Hosting berbayar menawarkan anda fitur-fitur yang tentu saja lebih lengkap dibanding yang gratis. Contohnya tersedianya fitur-fitur seperti: fitur FTP, fitur webmail, fitur mysql, bebas iklan yang tidak kehendaki, dan yang lain sebagainya.
Situasional? Mengapa saya tulis demikian? Karena bila anda dalam keadaan darurat, atau kemampuan finansial anda sedang down, tidak ada salahnya menggunakan hosting gratis. Toh yang terpenting itu nama domain situs anda. Orang-orang akan mengingat domain anda tersebut jikalau memang menarik. Sedangkan hosting gratis banyak batasannya. Kita tidak bisa menentukan space yang akan kita gunakan, sering adanya iklan-iklan yang tidak kita kehendaki, aksesnya yang lambat, dan lain sebagainya.
Domain
Domain adalah nama situs anda yang unik di dunia internet. Unik disini berarti nama situs anda hanya andalah pemiliknya di internet. Contohnya google.com. Apakah ada situs lain selain google yang namanya sama? Tentu saja tidak ada. Nama google di internet hanya satu.
Jadi domain adalah identitas anda di Internet. Kartu elektronis anda diinternet. Peluang bisnis anda diinternet. Sedikit tentang teori domain. Sebenarnya, domain itu sendiri adalah alat pengingat untuk mempermudah manusia dalam mengakses komputer diinternet.
Dalam dunia jaringan komputer, dikenal dengan nomor ip. Nah sebenarnya itulah kode yang digunakan komputer untuk mengakses suatu situs. Contoh nomor ip diinternet adalah 202.134.1.155. Itu hanya baru satu situs. Bayangkan bila anda bekerja pada beberapa situs yang berbeda. Tentu akan susah mengingat angka-angka tersebut bukan. Maka dari itulah dibuat fasilitas domain. Bila diumpamakan lagi, domain itu bagaikan buku telepon pada sebuah handphone.
Orang-orang tentu lebih mengingat nama dibandingkan nomor telepon bila hendak ingin menghubungi seseorang bukan. Memilih webhosting dan domain yang bagus Banyak situs-situs webhost (penyedia jasa hosting) yang menyediakan hosting dan domain dengan harga yang beraneka ragam. Kebanyakan harga-harga yang ditawarkan tidak lagi semahal waktu dulu. Metode pembayarannya pun beragam. Mau dibayar perbulan, pertahun, dsb.
Untuk pemilihan nama domain, pilihlah domain yang sesuai dengan situs anda. Bila situs anda merupakan organisasi, maka pakailah domain .org. Bila situs anda merupakan universitas di Indonesia, pakailah domain .ac.id. Bila situs anda bergerak dibidang bisnis, pakailah domain .com. Tapi semua itu kembali kepada anda. Terserah anda mau pakai yang mana anda suka. Tidak menutup kemungkinan bila situs anda merupakan situs organisasi, anda memakain domain .com sebagi domain anda, atau sebaliknya
Editor Vi
Untuk memberikan perintah-perintah pada shell, pemakai bisa langsung mengetikkan pada prompt yang muncul seperti halnya pada system operasi DOS, untuk mempermudah pengoperasian, linux memiliki fasilitas history yang memungkinkan pemakai untuk mengulangi perintah yang pernah diketikkan. Cukup dengan tombol panah atas dan panah bawah pada keyboard , pengguna tidak perlu mengetik ulang perintah yang sudah pernah diketik. Tetapi bagaimana jika kumpulan perintah yang sudah diketikkan itu jumlahnya banyak ? tentunya pengguna akan kerepotan bila harus mengulangi perintah yang diinginkan tersebut , bukan ? karena kapasitas penyimpanan dalam history terbatas, maka mungkin saja perintah-perintah tadi sudah tertimpa oleh perintah lain.
Untuk mengatasi permasalahan di atas maka perintah-perintahyang diketikkan sebaiknya dismpanan dalam sebuah file sehingga dapat dipanggil setiap saat. Untuk itu , kita akan memerlukan editor teks. Editor teks merupakan area yang digunakan untuk pembuatan skrip shell , yaitu semacam file edit.com pada DOS atau program notepad pada windows. Beberapa editor teks yang sering digunakan pada linux adalah Editor Vi , Emacs , Joe , Qroff dan Qbtl .
Mengenal Salah Satu Editor Teks : Vi
Editor Vi merupakan editor teks yang paling banyak digemari dan menjadi editor standar untuk pemograman shell. Jenis editor teks ini memiliki cara pengoperasian yang sedikit berbeda text editor pada windows ataupun yang berbasiskan DOS Pemakai yang baru pertama kali menggunakan , biasanya mengalami kesulitan akibat tidak tersediannyamenu atau petunjukyang terpampang di layer. Memang , untuk bisa merasakan kegunaan perintah-perintah pada editor Vi , anda harus menghapalkan sintaksnya. Editor Vi berasal dari kata Visual . Pertama kali diciptakan di Universitas California, Barkeley oleh Bill Joy. Editor ini merupakan pengembangan dari Line Editor Ex.
Modus Operasi
Pada Editor Vi umumnya terdapat dua modus operasi, yaitu :
1. Modus Instruksi atau modus perintah, yaitu memasukkan perintah untuk melakukan operasi tertentu dalam melakukan editing. Untuk dapat masuk ke modus ini kita harus menggunakan tombpl Esc.
2.Modus Edit atau modus teks / input, yaitu kita dapat menuliskan dokumen atau data layaknya sebuah editor biasa. Dalam modus inilah proses editing dilakukan. Untuk menuliskan teks atau dokumen tentunya kita harus masuk ke dalam modus ini terlebih dahulu, setelah itu baru dapat menuliskan teks atau dokumen. Untuk dapat bisa masuk ke modus ini gunakan tombol i atau a.
Memulai Vi
Untuk memulai masuk ke dalam editor vi ketikkan perintah-perintah sebagai berikut :
vi : Memulai vi tanpa membuka file apapun.
vi nama_file: Membuka file nama_file pada baris pertama.
vi + n nama_file: Membuka file nama_file pada baris ke- n.
vi + nama_file : Membuka file nama_file pada baris terakhir.
vi - r nama_file : Membuka file recover setelah terjadi crash.
Sintaksnya : Vi [ Nama File ]
Contohnya :
$ vi test
Perintah-perintah pada Editor Vi
Membuka beberapa file Untuk membuka beberapa file kita dapat menggunakan modus edit dengan instruksi sebagai berikut :
$ vi file1 file2
Pertama-tama vi akan membuka file1. Untuk membuka file berikutnya kita ketikkan perintah n.Dan untuk melihat file sebelumnya kita ketikkan perintah rew. Untuk dapat berpindah dari suatu file ke file yang lain kita harus menyimpannya terlebih dahulu.
Pergerakan Kursor
Untuk menggerakkan kursor selain menggunakan tombol panah juga dapat menggunakan perintah dari modus instruksi sebagai berikut:
h : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke kiri.
j : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke bawah.
k : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke atas.
l : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke kanan.
1 : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke baris 1.
5 : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke baris 5.
$ : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke akhir baris.
Untuk menggerakkan kursor per kata dapat menggunakan perintah perintah sebagai berikut:
W , w : Menggerakkan kursor ke kanan pada awal kata
B , b : Menggerakkan kursor ke kiri pada awal kata.
Untuk menggerakkan kursor per baris dapat menggunakan tombol sebagai berikut :
gg : Menggerakkan kursor ke huruf pertama dari baris pertama pada halaman pertama.
ngg : Menggerakkan kursor ke baris n.
( : Menggerakkan kursor ke awal baris.
) : Menggerakkan kursor ke akhir baris.
0 : Menggerakkan kursor pada huruf pertama dibaris tersebut.
$ : Menggerakkan kursor pada huruf terakhir dibaris tersebut.
Contohnya :
Jika ditekan tombol $ maka kursor akan berada di akhir huruf baris tersebut. Seperti gambar di bawah ini.
Untuk menggerakkan per layar dapat menggunakan tombol sebagai berikut:
d: Digunakan untuk menggulung ½ layar ke bawah.
f : Digunakan untuk menggulung 1 layar ke bawah.
b : Digunakan untuk menggulung 1 layar ke atas.
u : Digunakan untuk menggulung ½ layar ke bawah.
Contohnya : $ vi /etc/passwd
Jika di tekan tombol d maka layar akan bergerak ½ layar ke bawah, seperti gambar di bawah ini:
[caption id="attachment_192" align="aligncenter" width="300" caption="perintah-dasar-editor-vi2"][/caption]
Berbagai Macam Distro Linux dan Sejarah Distro Linux
Saat ini linux adalah system UNIX yang sangat lengkap, bisa di gunakan untuk jaringan, pengembang software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif system operasi yang lebih murah jika dibandingkan dengan system operasi komersial (misalnya windows 9.x/NT/2000/ME ). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat di mungkinkan karena linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.
Linux Logo
Karena kernel linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gee dari Free Software Foundation GNU,s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett- Packard dan Sun. Sekarang ini, banyak aplikasi linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu star office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk linux dan aplikasi seperti matlab yang pada linux dikenal sebagai scilab. Linux bisa didapatkan dalam berbagai macam distro Linux (bisa disebut distribusi). Distro linux adalah bundle dari kernel linux, beserta system dasar linux, program instalansi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro linux, diantaranya :
Redhat
Distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia, redhat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
Redhat Logo Linux
Debian
Distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam instalasi programnya.
Debian Logo Linux
Slackware
Merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia linux, hampir semuadokumentasi linux disusun berdasarkan slackware. Dua hal penting dari slackware adalah bahwa semua isinya (kernel.library ataupun aplikasinya) adalah sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menginstal dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan system kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan samapi slackware 4.0,ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.
Slackware Logo Linux
SuSE
Distribusi yang sangat dikenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi system. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapatmenggunakan bahasa Indonesia.
SuSe Logo Linux
Mandrake
Merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk Pentium. Kalau komputer kita menggunakan Pentium keatas, umumnya linux bisa jalan lebih cepat dengan mandrake.
Mandriva Logo Linux
WinLinux
Distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (Windows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak lagi distro-distro linux yang lain.
LINUX merupakan salah satu sistem operasi komputer yang sangat populer saat ini selain windows dari Microsoft. LINUX pertama kali dikenalkan oleh Linus Torvalds seorang mahasiswa dari Finlandia yang bereksperimen dengan metoda mencoba membuat sebuah sistem operasi seperti halnya UNIX yang impiannya nanti dapat berjalan pada sebuah PC. Linux, atau lebih tepatnya, GNU/Linux adalah sebuah sistem operasi yang jalan pada kebanyakan jenis komputer yang terkenal, termasuk (tentunya) PC populer yang berbasis Intel, yang kebanyakan orang pakai dan Machintosh sampai ke mainframe yang besar dan super komputer.
GNU/Linux akan menyapu secara cepat perkembangan komputer dunia, mulai dari pemakai individual melalui perusahaan-perusahaan kecil, Perusahaan-perusahaan besar serta Departemen di pemerintahan. GNU/Linux didasari pada software open source software yang source codenya tersedia secara gratis. Keadaan lisesnsi untuk software open source ini membolehkan kita melihat dan memodifikasi software tersebut dan membagi perubahan yang telah anda buat tersebut secara gratis ke siapa pun.
15 Keunggulan Linux sebagai Open Source
Banyak orang yang menggunakan windows,namun apakah open source tidak lebih baik dari windows?
Linux mempunyai berbagai keunggulan jika dibandingkan sistem berbasis windows, diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Lisensi
Semua software ini bisa didapat gratis berdasarkan lisensi GNU General Public License (lihat: http://www.fsf.org/copyleft/gpl.html) atau lisensi-lisensi lain yang mirip dengan itu. Berdasarkan lisensi ini, siapa pun bisa mendapatkan program baik dalam bentuk source code (bisa dibaca manusia) mau pun binary (bisa dibaca mesin), sehingga program tersebut dapat diubah, diadaptasi, mau pun dikembangkan lebih lanjut oleh siapa saja.
2.Sejarah
Walaupun Linux bukanlah sistem Unix yang resmi (lihat:http://www.opengroup.org/), Linux mempunyai dasar warisan, budaya, arsitektur dan pengalaman operating sistem Unix selama 28 tahun lebih. Sejak munculnya Linux source code (tahun 1991) kernel Linux telah diteliti (review) dan disempurnakan oleh (minimal) puluhan ribu programmer di seluruh dunia. Sebagian besar program-program GNU dan X Window System telah ada lebih lama dari Linux dan telah diteliti lebih seksama. Source code dari operating system saingan, seperti Windows 95 dan Windows NT, tidak tersedia untuk umum, sehingga tidak bisa diteliti oleh khalayak ramai. Desain dari sistem yang demikian tidak menikmati perkembangan sejarah dari sistem-sistem Unix.
3.Pengguna linux
Linux diperkirakan mempunyai berjuta-juta pengguna (lihat http://www.redhat.com/redhat/linuxmarket.html) dan angka itu akan bertambah terus setiap harinya dengan sangat pesat.
4.Interaksi dengan OS lain
Linux bisa berinteraksi dengan operating sistem lain melalui tiga cara: kompatibilitas file dan filesystem, kompatibilitas network, dan emulasi (simulasi) operating sistem. Linux bisa menggunakan file-file dari operating sistem lain, dalam artian bisa membaca dan menulis format file tersebut. Sehingga (hard)disk maupun disket-disket dari OS/2, NT, DOS/Windows,Apple Macintosh, Unix, dan sistem-sistem lain, bisa dibaca (dalam banyak hal juga ditulis) dengan mudah oleh Linux (lihat http://www.fortunecity.com/meltingpot). Hampir semua format file standar industri didukung oleh aplikasi-aplikasi Linux.
Di tingkat networking, Linux bisa bekerja sama dengan baik sekali dengan operating sistem lainnya. Linux mempunyai dukungan TCP/IP yang sangat bagus, dan juga mempunyai dukungan SMB untuk Microsoft file sharing and printing melalui paket Samba, Apple file and printer sharing lewat netatalk, dan IPX/SPX (Novell) file sharing lewat paket Mars NWE (dan paket komersial dari Caldera).
Dalam lingkungan campuran Windows/Linux, menggunakan Samba server dan sistem smbclient, komputer Linux akan tampil di Network Neighborhood dari sistem Windows, hampir tidak bisa dibedakan dengan NT. Komputer Linux juga akan mempunyai akses penuh ke file dan printer yang di-share dari WFWG, Windows 95, maupun Windows NT.
5. Arsitektur
Prosesor seperti Digital Alpha dan StrongARM, Intel 386/486/Pentium/PentiumPro/Pentium II, AMD, Cyrix/IBM, Motorola 68×000, PowerPC (termasuk Power Mac) dan Sun SPARC semuanya didukung oleh linux. http://www.linux.org/projects/ports.html) Windows NT hanya mendukung Intel (dan clone) dan Digital Alpha. Sedangkan Windows 95/98 hanya jalan di atas Intel dan kawan-kawan (AMD, Cyrix).
6.Dukungan Hardware
Linux mendukung berbagai jenis perangkat keras PC, termasuk disk IDE, EIDE, SCSI, MFM, RLL, dan ESDI, tape dan CD-ROM drive SCSI dan EIDE, sound cards, berbagai jenis mouse, video cards, motherboard chipsets, scanners, printers, dan hardware lainnya (lihat di http://sunsite.unc.edu/LDP/HOWTO/Hardware-HOWTO.htm).
Hardware yang didukung oleh Linux mungkin tidak sebanyak Windows 95/98 tapi mungkin lebih banyak daripada Windows NT, untuk melihat daftar lengkap dari kompatibilitas hardware pada linux dengan berkunjung ke http://www.linuxcompatible.org
7. Kemudahan Akses Device
Device atau perangkat di Linux umumnya muncul sebagai file, (http://sunsite.unc.edu/LDP/LDP/sag/). Sehingga program-program bisa membaca dan menulis ke device-device seperti tape drive, modem, terminal, dan sebagainya. Hal ini membuat hampir semua device bisa diakses oleh semua bahasa pemrograman, dengan meniadakan ketergantungan terhadap Application Programming Interfaces (API) yang spesifik dengan bahasa pemrograman tertentu.
Sedangkan di Windows, yang menggunakan model API, banyak perangkat yang hanya bisa diakses melalui C dan bahasa lain yang sejenis, dan membutuhkan program adapter untuk bisa diakses dari bahasa lain.
8. Pemanfaatan memory
Virtual memory membuat Linux mempunyai kemampuan untuk menjalankan program-program yang lebih dari seharusnya jika hanya menggunakan memori fisik saja. Sistem virtual memory di Linux melebihi penggunaan sederhana dari swap space, program-program yang dijalankan lebih dari sekali akan dimasukkan sekali ke memori, dan sistem virtual memory akan digunakan untuk menggabungkan satu program image (text area) dengan banyak data images.
Hal ini berakibat penggunaan memori yang optimal, namun demikian tetap memproteksi ruang memori dari masing-masing program, mencegah program saling “mengotori” ruang memori dari program lain.
9. Skalabilitas
Linux bisa berjalan di mesin sekecil 3Com Palm Pilot (lihat di http://ryeham.ee.ryerson.ca/uClinux/) dan Digital Itsy (lihat di http://www.research.digital.com/wrl/itsy/) dan mesin sebesar Beowulf clusters (sekumpulan PC yang cepat dihubungkan untuk menyelesaikan persoalan ilmiah/scientific, lihat di http://www.beowulf.org/). Linux juga mendukung multiple processors hingga 16 buah (lihat di http://www.phy.duke.edu/brahma/smp-faq/).
10. Stabilitas.
Sistem Linux sangat luar biasa stabil. Jika dikonfigurasi dengan benar, sistem Linux akan “hidup” terus hingga hardwarenya tidak memadai (rusak) atau tidak ada tegangan listrik atau seseorang mematikan sistem. Umur hidup sistem yang berkelanjutan (lihat di http://home.nuge.com/~uptime/) hingga ratusan hari atau lebih merupakan hal yang sudah biasa.
Sedangkan sistem Windows NT pada umumnya membutuhkan reboot berkala untuk menjaga stabilitas, dan Windows 95 yang pada umumnya perlu diinstall ulang supaya sistem bisa berjalan lancar tanpa keluhan. Salah satu hal yang mendasari stabilitas ini adalah penomoran versi dari shared libraries. Kebanyakan aplikasi Windows menginstall versi-versi baru dari Dynamic Link Libraries (DLL), yang pada umumnya mengakibatkan aplikasi lain yang meminta versi lain dari DLL tersebut tidak berfungsi dengan semestinya.
Lain halnya dengan shared libraries di Linux, yang mencantumkan versi pada nama filenya sehingga memungkinkan untuk menginstall versi barunya tanpa merusak ketergantungan program lain. Linux juga mewarisi tradisi Unix dengan mendukung adanya file permissions (ijin file), yang dapat mencegah pengubahan atau penghapusan file tanpa ijin dari pemiliknya.
Karena itu, virus pada dasarnya tidak dikenal di dunia Linux. Masalah keamanan yang menyangkut operating system itu sendiri biasanya diumumkan beberapa jam saja setelah ditemukan, diikuti dengan bugfix, workaround, advisory, dan sebagainya. Misalnya waktu ditemukan bug di hardware itu sendiri (processor Pentium dengan bug F0 0F), workaround sudah tersedia untuk download beberapa saat setelah diumumkan adanya bug tersebut.
11. Penggunaan network
Banyak bagian dari sistem Linux dibagi dua (client-server), dan keduanya bisa berjalan di komputer yang sama maupun berlainan. Salah satu contohnya adalah GUI (Graphical User Interface) dari Linux yaitu X Window System.
Hal ini memungkinkan aplikasi berjalan di komputer manapun di network, dan mengarahkan tampilan ke komputer manapun di network. Anda bisa menampilkan beberapa windows dari aplikasi secara bersamaan, satu windows dari aplikasi yang berjalan lokal di komputer anda, dan windows lain berasal dari aplikasi yang berjalan di komputer lain.
Contoh lain adalah pencatatan log dari printer, dan subsistem lainnya. Kemampuan ini bisa berguna sekali untuk menyediakan technical support dan administrasi sistem jarak jauh. Malah, hampir semua operasi yang bisa dilakukan secara lokal bisa juga dilakukan dari jarak jauh lewat network, kecuali menyolokkan kabel atau menekan tombol power untuk menghidupkan komputer.
12.Desain dan keamanan multi user
Linux banyak mendasarkan diri pada Unix, sehingga salah satu keunggulannya adalah multi-user, sistem bisa digunakan oleh banyak orang secara bergantian maupun bersamaan (akses jarak jauh dari komputer atau terminal lain baik menggunakan modus teks maupun grafis seperti X Window). File-file masing-masing user disimpan di ruang kerjanya (home directory) sendiri-sendiri, dan dilindungi dari pengubahan/penghapusan tanpa ijin dengan cara menerapkan kepemilikan dan perijinan file. Masing-masing program berjalan dengan ruang memorinya sendiri yang diproteksi oleh operating system sehingga tidak bisa mencampuri atau mengintip proses lain.
13. Program-program
Meski Aplikasi di Linux agak berbeda dengan aplikasi Windows, tapi pada umumnya, aplikasi di linux menyediakan fungsi yang sama dengan aplikasi di windows. Software gratis dan open-source di Linux menyediakan fungsi yang sama dengan aplikasi komersial yang lebih mahal.
Contohnya, Gimp adalah program gratis yang berfungsi untuk pengolahan gambar yang bisa disetarakan dengan program komersial Adobe Photoshop yang bisa dibilang mahal.
Berbagai aplikasi komersial yang populer juga tersedia versi Linuxnya, antara lain Corel WordPerfect, Netscape FastTrack web server, Oracle, dan lain-lain. Banyak perusahaan yang sudah mulai menyediakan versi Linux untuk produk-produk unggulan mereka, dari Informix, Sybase, Corel, Allaire, dan lain-lain.
14.Alat-alat untuk problem solving
Linux tidak menyembunyikan informasi dari user. Hal ini berarti informasi penuh dari keadaan sistem dan pesan kesalahan (error) selalu tersedia. Hal ini memungkinkan diagnostik masalah dengan cepat dan bisa diperbaiki dengan cepat pula. Linux menyediakan alat-alat untuk menampilkan penggunaan memory dan CPU untuk masing-masing program, untuk menentukan program mana (kalau ada) yang menggunakan suatu file pada suatu saat, untuk melacak program pada saat berjalan, dan meneruskan pesan-pesan kesalahan (error) dari keseluruhan komputer di network ke satu komputer untuk memudahkan pengawasan (monitoring).
15. Komunitas Pengguna
Salah satu kunci keunggulan Linux adalah komunitas penggunanya. Karena komunitas pengguna Linux meliputi komunitas developernya juga, maka respon atas pertanyaan kompleks yang ditanyakan akan dijawab hanya dalam waktu setengah jam atau paling lama satu hari. Banyak tersedia forum untuk mendapatkan respons dengan cepat.
Demikian 15 poin yang memaparkan nilai tambah bagi penggunaan sistem pada Linux sebagai Open Source . Semoga dalam pengembangannya dapat lebih baik dan ditingkatkan lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)